MUSYAWARAH TERKAIT PEMANFAATAN MASJID CASABLANCA RAYA: KESEPAKATAN TERCAPAI
- Mar 23, 2024
- Sekar
- BERITA PEMDES, BERITA MASYARAKAT
Jember, 23 Maret 2023 - Sebuah musyawarah diadakan pada hari Sabtu, 23 Maret 2023 di Cafe Titik Temu, Jember, untuk membahas pemanfaatan Masjid Casablanca Raya. Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk 3 Pilar Kelurahan Kebonsari, Koordinator Lingkungan Krajan, Ketua RT/RW, perwakilan warga Perumahan Mecca Riverside Casablanca dan D' Safira, pihak Developer Bangoen Bamboe Badja, Ketua Yayasan Saqofa Indonesia Madani (Kyai Thamrim), dan Ketua Yayasan Masjid Baitul Amien (Drs. H.M. HASIEN SYAFRAWI).
Musyawarah ini diadakan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara warga Perumahan Mecca Riverside Casablanca dan D' Safira dengan pihak Developer Bangoen Bamboe Badja terkait pemanfaatan Masjid Casablanca Raya. Konflik ini bermula pada tahun 2023 saat warga mulai menggunakan masjid untuk salat Taraweh meskipun pembangunan masjid belum selesai.
Pihak Developer kemudian mengambil alih kembali pembangunan masjid dan hal ini menyebabkan beberapa permasalahan, seperti:
1. Warga merasa tidak dihargai oleh pihak Developer karena sulitnya komunikasi.
2. Warga sempat membongkar pilar konstruksi masjid untuk menambah saf.
3. Warga memiliki bukti penyerahan pembangunan masjid dari pihak Developer.
4. Warga menagih janji Developer untuk menyelesaikan pembangunan masjid.
5. Munculnya opini negatif tentang imam masjid yang memiliki paham radikal dan menyebarkan isu terorisme.
6. Berdasarkan UU dan PP terkait, pengembang perumahan wajib menyediakan sarana umum, termasuk rumah ibadah.
7. Pengembang belum menyelesaikan pembangunan masjid dan belum memberikan Sertifikat SHM kepada beberapa pembeli rumah.
Musyawarah menghasilkan beberapa kesepakatan, yaitu:
1. Pihak Developer akan menyelesaikan pembangunan masjid secara bertahap.
2. Pihak Developer menjelaskan tahap-tahap penyelesaian pembangunan.
3. Tokoh agama dan ketua yayasan menginginkan solusi damai untuk menyelesaikan masalah ini.
4. Masjid Casablanca Raya dapat digunakan kembali oleh warga mulai awal Juni 2024.
Musyawarah berlangsung dengan aman dan terkendali. Diharapkan dengan adanya kesepakatan ini, konflik antara warga dan pihak Developer dapat diselesaikan dengan baik