LURAH KEBONSARI PANTAU LANGSUNG PROGRES PEMBANGUNAN RTLH, PASTIKAN KUALITAS DAN KESEJAHTERAAN WARGA TERJAMIN
- Dec 11, 2024
- Sekar
- BERITA PEMDES, BERITA MASYARAKAT
JEMBER - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mewujudkan lingkungan permukiman yang layak, Pemerintah Kelurahan Kebonsari gencar melaksanakan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebagai bentuk komitmen dan pengawasan terhadap program ini, Lurah Kebonsari, Herlan Hidajat, S.Sos, bersama jajarannya melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah warga yang sedang dalam proses renovasi pada hari Rabu, 12 Desember 2024.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa progres pembangunan telah mencapai target yang ditetapkan, yakni 80% pada tahap ini. Selain itu, kunjungan juga dilakukan untuk mengevaluasi kualitas bangunan, apakah telah sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Setiap detail, mulai dari struktur bangunan, kualitas material, hingga kelengkapan fasilitas, diperiksa secara cermat.
"Kami ingin memastikan bahwa program RTLH ini benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Rumah yang dibangun tidak hanya sekadar layak huni, tetapi juga harus aman dan nyaman," ujar Lurah Herlan Hidajat, S.Sos saat ditemui di lokasi kunjungan.
Selain mengecek progres fisik pembangunan, Lurah Herlan juga berinteraksi langsung dengan warga penerima manfaat. Dalam kesempatan ini, warga diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan kendala yang mereka hadapi selama proses renovasi.
"Masukan dari warga sangat penting bagi kami. Dengan mengetahui langsung apa yang menjadi harapan dan kebutuhan mereka, kami dapat melakukan perbaikan dan penyesuaian yang diperlukan," tambah Lurah Herlan Hidajat, S.Sos
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam kunjungan ini antara lain:
- Kualitas material bangunan: Dipastikan bahwa material yang digunakan sesuai dengan spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan.
- Keamanan bangunan: Diperiksa apakah bangunan telah memenuhi aspek keamanan, seperti kekuatan struktur dan stabilitas.
- Kelengkapan fasilitas: Dipastikan bahwa rumah yang telah direnovasi dilengkapi dengan fasilitas dasar yang memadai, seperti kamar mandi, dapur, dan ventilasi yang baik.
- Aksesibilitas: Diperhatikan apakah rumah tersebut mudah diakses oleh penghuninya, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Lurah Herlan berharap program RTLH ini dapat terus berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Namun, ia juga mengakui bahwa dalam pelaksanaan program ini masih terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan anggaran dan ketersediaan tenaga kerja.
"Kami akan terus berupaya mencari solusi atas berbagai kendala yang ada. Semoga dengan kerja sama semua pihak, program RTLH ini dapat berhasil dan menjadi contoh bagi daerah lain," pungkas Lurah Herlan.